Jumat, 03 Mei 2013

Abandoned Lesson

Di luar semua pelajaran yang diwajibkan untuk dipelajari umat manusia dari jaman kompor batu sampai jaman impor sapu, di atas aljabar di atas biologi, seharusnya adalah....

pelajaran kecewa.

Terlalu banyak hal yang mengecewakan di atas bumi. Bangun saja dari tidur, nggak perlu beranjak dari kasur, cukup buka timeline twitter dari smartphone yang nggak pernah nganggur, kekecewaan siap meluncur. Bangun ke dapur, telurnya direbus bukan diceplok seperti kesukaanmu. Kecewa menyamar di atas piring. Mengejar interview, lari keluar, jegat taxi penuh semangat, jalanan macet tanpa celah. Kecewa di atas aspal.

Semua hal di atas bumi ini punya bakat untuk mengecewakan. Dan manusia, lebih dari apapun entah mengapa adalah makhluk paling berbakat dalam hal mengecewakan sekaligus dikecewakan. Siap-kecewa pun menjadi keahlian penting yang patut diasah dan di-maintain seperti akun-akun sosmed campaign. Kecewa itu kan buntutnya harapan. Jadi ya kuncinya jangan salah naro harapan. Jangan naro di ‘tempat’ yang paling berpontensi ngecewain. Berhubung manusia itu makhluk yang menurut saya paling mengecewakan, yah jangan lah banyak-banyak naro harapan sama mereka. Kalopun iyah, milih-milih lah.

Mending sebelum kecewa lari ke indomart atau alfamart terdekat, cari kulkas walls, ambil buavita smoothies rasa stroberi. Atau nyalain internet, buka youtube, dan cari channel karaoke.





Tidak ada komentar: