Sabtu, 19 Januari 2013

Jika Pertemanan itu Scrabble, Kita adalah Huruf-Hurufnya


Pertemanan itu mirip bermain scrabble. 

Kita adalah huruf-huruf yang nantinya diformasikan menjadi kata. Dengan beragam kemungkinan kombinasi, makna, sampai rasa. Potongan puisi Afrizal Malna berikut bisa menggambarkan maksud saya dengan keren.


nabi. Kalau n diganti dengan b, dia menjadi babi. tidak nabi. kalau b diganti dengan n, dia menjadi nani. tidak babi. black box. kalau b diganti dengan p, dia menjadi napi. tidak nani. kalau n diganti r , dia menjadi rabi. black box. tidak napi. kalau b diganti dengan s, dia menjadi nasi (“Black Box”).

Bagaimana perubahan 1 huruf pada kombinasi kata bisa begitu brutal mengubah arti bahkan rasa. Bayangkan, perbedaan arti dan rasa yang kita dapat dari kata ‘nabi’ dan ‘babi’, ‘napi’ dan ‘nasi’. Begitupun pada kombinasi pertemanan.

Ada hal-hal yang sangat asik dibicarakan dengan (kombinasi) teman tertentu. Ketika ditambah 1 personil lain, pembicaraan itu bisa jadi less fun dan nggak semenarik itu lagi. Bermain ular tangga bersama A, B, dan, C bisa jadi sangat seru. Tapi jika ditambah D, permainan ular tangga tidak seseru itu lagi. Dengan kombinasi A, B, C, dan D, permainan yang lebih seru dilakukan adalah congklak (?).

Seperti ‘nabi’ dan ‘babi’. Perbedaan 1 kombinasi saja bisa mengubah arti dan rasa. Semuanya sama-sama punya arti, sama-sama punya rasa. Arti bisa sama, rasa bisa beda. Rasa bisa sama, arti bisa beda. Atau, beda arti maupun rasa. Yang pasti, semuanya berarti, artinya bisa baik bisa buruk, rasanya bisa enak bisa tidak. Silahkan dipilih-pilih untuk kesehatan mental atau dialami semua buat perkaya diri.

Oke, gambar ini memang nggak berhubungan sama tulisannya. Diambil dari salah satu karya yang ditampilkan di pameran Urban Art Salihara

3 komentar:

Ramadhona Saville mengatakan...

superb fan!

smitsus mengatakan...

perjalanan jakarta-bogor selepas jadi gadis pasif :P

farhanah mengatakan...

@Ramadhona: makasih donna!
@Smitsus: beda waktuuuuuu itu