Jumat, 06 Januari 2012

Kenapa Saya Lebih Suka Versi Armada Daripada Marcell

Lagu "Mau Dibawa Kemana" punya Armada di-remake oleh Marcell Siahaan. Sejak dipopulerkan oleh Armada memang lagu ini heboh juga. Yang suka lagu ini kurang lebih kebagi tiga: yang bener-bener suka dan come out, suka diem-diem karena agak malu ngaku suka, sampai yang suka ironis (suka dan apal tapi nyanyiin cuma buat nyela).

Seperti lagu-lagu heboh lainnya, lagu ini pun sering dinyanyikan, mulai oleh pengamen, di tempat karaoke, sampai oleh penyanyi-penyanyi terkenal lainnya. Kebanyakan penyanyi yang menyanyikan ulang lagu ini menyanyikannya dengan gaya jazz atau swing, dsb lah. Salah satunya Marcell. Duh ganteng! Tapi saya nggak suka versi ini. Nggak tahu, menurut telinga saya yang bukan pemusik ini sih versi Marcell feel-nya nggak se-oke versi Armada. Mau Dibawa Kemana versi Marcell kerasa terlalu pretensius, hmm.. kayak bermaksud membuat lagu ini jadi 'lebih keren' dari yang asli dan dengan begitu berarti secara sangat terselubung membuat pernyataan yang saya tangkep dengan sangat suudzon bahwa lagu versi Armada menjadi 'kurang keren'. Dengan kata lain, versi Armada terasa lebih tulus. Paling nggak, buat saya.

Dan... sebenarnya kurang lebih hal semacam ini yang juga dilakukan oleh acara Harmoni di SCTV (masih ada nggak sih sekarang?). Lagu-lagu Wali, ST12, Kangen Band, dan band-band yang 'those cool people' sebut 'band alay' ditampilkan dengan iringan orkestra. Lagu-lagu yang biasa dinyanyikan di ruang-ruang karaoke oleh muda-mudi jeukarda nan kewl dengan maksud mencela lagu tersebut dibawakan ulang dengan 'sangat apik' dan 'berkelas' seperti yang ditulis di website stasiun televisi tersebut seperti berikut:

"Mereka akan menghibur pemirsa dengan membawakan sajian lagu-lagu yang telah diaransemen dengan sangat apik dan berkelas."

Apakah itu berarti lagu tersebut 'tidak apik' dan 'tidak berkelas' sebelum diiringi biola dan dinyanyikan dengan jas licin? Atau paling tidak, lagu tersebut 'kurang apik' dan 'kurang berkelas' sebelum lagu tersebut nuansanya ngejazz, ngeswing, atau apa pun itu?


#2 dari 365 di 2012

1 komentar:

Andina Auria mengatakan...

Setuju fan. Menurut gua, bikin lagu, bikin musik, nulis lirik, itu ga gampang. Kadang buat gua mendingan mereka bisa bikin musik sendiri, daripada mereka yang cuma aransemen ulang.
BTW, gua jd inget band Seroja yang foto pake bangku plastik! Hahaha XD