Selasa, 27 Desember 2011

Lompat Aja Sana!

Lebih dari setahun yang lalu saya nulis tentang ambisi di sini. Saat nulis itu, saya ngerasa ambisi saya lagi di titik nol, bahkan minus kayak mata saya.

Terus sekarang?

Nggak jauh beda! Saya sering iri campur salut sama orang-orang yang punya rencana dan target yang jelas dan sangat konkret dalam hidupnya, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Misalnya, tahun depan mau jadi senior anu di kantornya, bulan depan harus punya mobil, tahun depannya lagi harus dapet penghargaan ono, tahun depannya lagi beli rumah, dan seterusnya. Mantap deh. Sementara saya, bisa dibilang, setahunan ini hidup pakai rumus yang terdiri dari dua kata: jalanin+aje. Kalaupun punya target, nggak sekonkret itu. Ngambang, melayang-layang, mengapung, tinggal disenggol dikit pake sendal juga tenggelam.


"Some of the most interesting people I know don’t know what to do with their lives". Yang bener!?

Apa itu cuma pembelaan diri tanpa statistik orang-orang yang nggak tahu mau apa ngapain dalam hidupnya? Kayak saya sekarang misalnya. *beli kaos tulisan I-N-T-E-R-E-S-T-I-N-G*

Yang jadi masalah adalah.....

Itu kan kalimatnya bukan ‘all the most interesting people’, tapi ‘some of the most interesting people’. Jadi, beberapa aja, nggak semua orang yang nggak tahu mau ngapain otomatis jadi 'most interesting people'. Bagaimana kalau ternyata saya memang termasuk orang yang ‘don’t know what to do with their lives’, tapi nggak termasuk ‘some of the most interesting people’? DANG!!

Udah nggak punya tujuan hidup, bukan orang yang menarik juga. Lompat aja sana!

#97 dari 365 di 2011


*gambar dari: http://stuffnoonetoldme.tumblr.com/