Rabu, 12 Januari 2011

Obsessive Compulsive Disordah': Pengakuan

Bukan OCD tingkat parah yang menyusahkan sih, tapi kadang mengganggu.

1.Obsesif Konsonan (g/d/b/j)

Terutama waktu kecil, selalu dimarahi mama tiap mulai obsesif mengulang-ulang "eggg", "eddd", "ebbb", dan "ejjjj"; tanpa membuka mulut dan tanpa kenal tempat. Mungkin si mama malu. Seperti kekurangan oksigen dan kacau kalo belum melakukannya. Untungnya sekarang udah nggak terlalu. Cuma kalo inget dan ada yang ingetin, jadi mulai lagi, cuma untuk beberapa waktu dan nggak semenyiksa dulu. Waktu kecil mama bilangnya "Itu nanti kena sarap kalo terus-terusan, paur*!". Akhirnya pas nonton Oprah Winfrey Show tahu sendiri kalo itu namanya OCD. Nonton itu jadi sangat bersyukur karena yang saya alami itu nggak bahaya dan terlalu mengganggu. Apalagi di situ ada anak kecil yang OCD-nya teriak "coffee!" dan menggeleng-gelengkan leher tiba-tiba. Ngeri.

2. Lima-Lima-Lima!

Banyak hal kecil yang saya lakukan harus saya lipatgandakan jadi lima kali. Misalnya, saya nggak sengaja nyentuh tembok, saya harus sentuh tembok itu empat kali lagi, biar pas jadi lima. Atau kalo naek tangga atau ngelangkah biasanya sebisa mungkin pas lima kali dan kelipatannya. Kalo nggak, rasanya kayak dosa dan nggak adil. Ngok! Ternyata yang satu ini saya nggak sendiri. Temen saya yang ini juga begitu. Untungnya obsesif disorder yang ini nggak terlalu keliatan dan ketahuan sama orang. Nggak kayak si konsonan tadi yang sampe diancem "sarap" sama si mamah.

3. Pencet-Pencet

Kalo ada yang punya tombol dan nggak boleh dipencet, jauhkan dari saya. Gemes banget kalo liat tombol, baik itu komputer atau dimana pun, termasuk tuas. Sekarang misalnya, lagi ngetik seperti ada tombol-tombol yang minta dipencet agak keras. Random. Dan mau nggak mau harus saya pencet tanpa alasan yang jelas. Sekarang udah bisa dikontrol sih, kayak misalnya kalo gemes pengen pencet tombol 'off' di laptop, nggak saya lakukan. Rasa takut si laptop rusak mengalahkan obsesi mencet tombol 'off' tiba-tiba. Kejadian paling mengganggu: waktu kecil di rumah tetangga pernah gemes liat tuas yang saya nggak ngerti tuas apa, saya buka-tutup dan kena marah orang karena ternyata itu tuas gas alam. Kalo sekarang, paling saya cuma harus maklum kalo keyboard laptop bermasalah karena sering saya tekan keras-keras tanpa alasan.

Ada beberapa obsesif nggak penting-menyebalkan lainnya yang nggak berpola, tapi segitu aja pengakuan obsessive compulsive-disordah saya.


*paur: bahaya


#4 dari 365 di 2011

Tidak ada komentar: