Kamis, 07 Oktober 2010

Semoga Lupa

Kamu lupa?

Aroma buku-buku lapuk

Dengan kutu-kutu buku yang mendengkur

Kelelahan menyantapi kertas-kertas kuning yang sempat putih

Berbaris menjadi garis-garis

Rak-rak basi

Membentuk punggung naga besi, ah hanya di mimpiku!

Bab pertama

Aku muda, seperti sekarang

Hanya lebih muda

Kamu lupa?

Masa lalu seperti benih yang menyerahkan dirinya kepada tanah

Tanpa harapan apa pun untuk tumbuh atau berbuah

Tinta-tinta itu

Melantai di kertas-kertas sidu

Muntahan pena itu berevolusi

Menjadi titik-titik di layar

Dari VCD sampai DVD

Dari toko rental sampai kaki lima

Lagu adalah mesin waktu termerdu yang pernah aku gunakan

Lantas kelakar adalah mesin waktu terlucu yang pernah kaubawa

Hari-hari adalah ruang tunggu pasien di klinik jiwa sehat

Sementara malam hanya menjanjikan mimpi yang tak seberapa

….dan

Semoga kamu lupa

Tidak ada komentar: