Sabtu, 17 Oktober 2009

Kembang Api dan Biji Kopi

Aku ingin meluncur pesat ke langit
dan "duarrrrrrrrrr" membuncah warna-warni, kembang api
Aku ingin larut dalam pekat melebur
mendidih di tengah cangkir sebelum diseruput, biji kopi


Si kembang api menari-nari
di angkasa berkabaret
atau hanya bergoyang dombret!?
Juga bernyanyi!
Berirama postpunk
atau mungkin Dangdut Kerawang!?

Si biji kopi tak mau kalah
ia pun turut berpolah
Tariannya berputar-putar-putar
ikuti pusaran seiring keluhan gitar
Mungkin kamu pikir si kopi bermusik gothic
padahal tidak, musiknya romantik tanpa lirik

Malam ini pun...
Aku hanya duduk tontoni opera si kembang api
sembari seruput-seruput kecil lewat ujung cangkir kopi

5 komentar:

awe dodol mengatakan...

pertamax dulu aja ahh.. =D

Ramadhona Saville mengatakan...

seperti biasanya,tulisan lo bagus fan.hhe

Penari Jari mengatakan...

@awe: hahaa macam di kaskus aja, gan.
@rsmadhona: makasih donaa ;D

Smita mengatakan...

waw bagusnya..
seruput kopi sambil liat kembang api sama si doi ahh romansaaa

Penari Jari mengatakan...

hahaa iyah, romansaa, hihii