Senin, 30 Juni 2008

Belajar Menyeberang

Kadang banyak yang lupa bahwa pelajaran menyeberang merupakan salah satu pelajaran penting dalam hidup.


Ibu yang mengajariku menyeberang jalan. Melewati deru-deru mesin yang lalu lalang. Tengok kanan lalu kiri. Tengok kiri lalu kanan. Jangan lupa lambaikan tangan, isyarat agar mereka mulai injak rem. Ibu yang mengajariku menyeberang selalu menempatkanku di sisi terjauh dari arus kendaraan. Yang aku ingat ia selalu bilang bahwa motor lebih berbahaya daripada mobil. Meski saat itu aku agak bingung aku pun tumbuh menjadi seseorang yang cukup berani menyeberangi jalanan.

Ada jalan-jalan tertentu yang dalam rentang waktu bertahun-tahun selalu aku sebrangi. Dari jalan di ujung jalan rumah, depan SD-ku, banyak di sekitar SMP-ku, satu di jalan raya dekat SMA-ku, sampai jalan ke arah stasiun setiap berangkat menuju kampus. Aku seberangi jalan-jalan tersebut dengan "ilmu menyeberang" yang ibu beri. Tengok kanan lalu kiri. Tengok kiri lalu kanan. Jangan lupa lambaikan tangan. Walaupun jika sedang diburu waktu, yang aku pakai cukup "ilmu berlari".