Senin, 06 Oktober 2008

Huruf-Huruf Patah

Aku baca kamu
Dari pojok dunia yang tak pernah kamu tahu
Dari rasa yang tak pernah kamu rasa
Bubuhi akalku dengan akalmu
Kamu itu bulir-bulir imajiku yang basahi sebagian detikku
Bahasamu layaknya gumaman bayi yang lekukan senyumku
Menodong sembari menari riang di sela-sela modernitas dan tradisi
Sisi gila di balik kepulan asap yang belokkan khayalanku di setiap gesekan nafas
Suara-suara ganjil yang lengahkanku atas rutinitas
Pemandangan yang tak pernah tak pantas
Aku tulis kamu
Dari pangkal mimpi yang akan kudaki
Dari kotaku yang bukan kotamu
Dari serpihan alam yang kamu sudahi sebelum kamu mulai
Dengan tinta di layar kosmik
Bersama huruf-huruf patah yang kutempel dengan lem basah

4 komentar:

Brokoli sehat mengatakan...

ah tarian jarimu kali ini indah sekalih

Penari Jari mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Penari Jari mengatakan...

terima kasihh!
salam kenal...

serenada iblis sang biduan senja mengatakan...

hey siapakah kamu kawan?

meninggalkan komen berharga di
http://quotemelikedeadandbeardedphilosophers.blogspot.com/
tapi gak memperkenalkan diri?

hehehehe